Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2014

Artikel Teknologi : PC Tablet Android untuk Membaca Buku Sekolah Elektronik (BSE)

Jika Anda adalah guru atau siswa yang memiliki Gadget, baik PC Tablet atau Handphone yang bersistem operasi Android maka sangat diharapkan untuk dimanfaatkan lebih dari sekedar calling, sms atau update status Facebook. Karena PC Tablet dan atau handphone Android Anda dapat dimanfaatkan lebih dari yang tersebut di atas.

Sebelum menulis artikel tentang PC Tablet untuk Membaca Buku Sekolah Elektronik (BSE) ini, saya telah menuliskan salah satu manfaat memiliki pc tablet dan handphone berbasis Android, yaitu Tablet PC Untuk Pembelajaran Online.

Sekarang, akan saya tunjukkan satu lagi cara memfungsikan pc tablet dan handphone Android Anda (jika Anda belum tahu) untuk kepentingan dunia pendidikan dan menunjang profesi Anda sebagai guru atau siswa. Manfaat satu lagi yang ingin saya tunjukkan adalah PC Tablet atau handphone Android untuk membaca Buku Sekolah Elektronik (BSE).

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa pemerintah melalui Kemendikbud telah menyediakan  Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dapat diunduh dan dimanfaatkan secara gratis oleh siapapun asal memiliki perangkat komputer dengan pdf reader terinstall di dalamnya.

Buku Sekolah Elektronik (BSE) memuat lebih dari 1000 buku yang terdiri dari seluruh mata pelajaran untuk siswa SD, SMP, SMA dan SMK. Sekali lagi, seluruh Buku Sekolah Elektronik (BSE) tersebut bebas didownload alias gratis. Oleh karenanya, para siswa, para guru dan bahkan orang tua atau wali siswa dapat memanfaatkannya untuk kepentingan pndidikan.

Seiring dengan perkembangan waktu dan semakin banyaknya gadget berupa pc tablet atau handphone berbasis Android maka salah satu Develover Indonesia, Mahoni.com tergerak hati untuk mengembangkan aplikasi Buku Sekolah Elektronik (BSE) berbasis Android. Dengan demikian, Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang disediakan oleh Kemendikbud dapat dibaca melalui pc tablet atau handphone Android yang Anda miliki.

Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang anda butuhkan harus didownload terlebih dahulu. Hanya saja, kapasitas filenya cukup besar. Sehingga untuk mendownloadnya membutuhkan waktu agak lama.

Bila Anda ingin mencobanya mendownload Buku Sekolah Elektronik (BSE) untuk pc tablet dan atau handphone Android Anda, silakan kunjungi link GooglePlay Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mahoni.bse

Dalam aplikasi Buku Sekolah Elektronik (BSE) untuk pc tablet dan handphone berbasis Android ini dilengkapi fitur menarik dan bermanfaat, di antaranya adalah:
  1. Proses download buku yang sangat mudah
  2. Ada fasilitas "Search" yang berfungsi untuk mencari daftar buku yang sudah didownload
  3. Ada Fasilitas Add On, berisi:
    1. Mahoni Notes: berguna untuk membuat catatan penting ketika mempelajari buku
    2. Kalkulator dan Konverter: berguna untuk menghitung, baik perhitungan matematika dasar maupun scientific
    3. Browser: berfungsi untuk mencari data melalui search engine Google, Yahoo dan Bing
     
Sumber referensi : Pendidikan-full.blogspot.com

Artikel Pendidikan : Belajar Bahasa Inggris Online Di GrahaBelajar.Com

Dalam posting kali ini, saya ingin berbagi tentang tempat kursus Bahasa Inggris online yang handal dan murah. Handal karena salah satu tutor dan sekaligus pendirinya adalah seorang kandidat Ph.D lulusan sebuah universitas di Australia. Murah karena biaya kursus atau pendidikannya memang murah.

Mengapa harus kursus Bahasa Inggris? Untuk saat ini dan sampai kapanpun, belajar Bahasa Inggris sangatlah penting. Penting karena komunikasi international menggunakan bahasa negerinya Ratu Elizabeth (dengan tidak menafikan Bahasa Arab) ini.

Dalam berbagai kesempatan, baik kepentingan politik, ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya selalu

Belajar Bahasa Inggris Online
digunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi. Untuk dapat memahami berbagai karya berbahasa Inggris tentu diperlukan skill yang satu ini. Sekedar untuk dapat memahami alur cerita film di TV pun maka harus bisa berbahasa Inggris. Jika Anda membaca transliterasinya di bagian bawah, maka Anda tidak dapat menikmati adegan demi adegan film dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa ketentuan kursus atau belajar Bahasa Inggris online di GrahaBelajar.com yang di sarikan dari situsnya :

  1. Seluruh kegiatan dilakukan secara online. Jika menghendaki pertemuan dengan tutor secara langsung maka harus ada kesepakan terlebih dahulu.
  2. Ada beberapa kontak online yang dapat digunakan guna memudahkan komunikasi antara member dengan tutor GrahaBelajar, yaitu email: grajabelajar@gmail.com, Yahoo Messenger (CS atau tutor online), Facebook Grahabelajar, dan SMS di nomor 081804109606 .
  3. Setiap pesan yang masuk secepat mungkin akan dibahas.
  4. Pelayanan konsultasi online teruntuk member aktif.
  5. Setiap member memperoleh akun guna mengakses materi kursus yang diproteksi (berkode M) serta melakukan konsultasi online dengan tutor sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh Grahabelajar.Com.
  6. Akun setiap member dijamin kerahasiaannya. Dan para member tidak diperbolehkan membagi akun dan password kepada orang lain. Jika dilanggar maka tim Grahabelajar akan menonaktifkan akun.
  7. Untuk dapat menjadi member diharuskan melakukan registrasi dan memberikan DONASI ke rekening Grahabelajar. Donasi dibayarkan secara bulanan sebesar Rp. 15.000,00 dan jika membayar untuk satu tahun, hanya sebesar Rp. 150.000,00.
  8. Registrasi calon member dapat dilakukan di bawah setiap artikel dengan kode [M].
  9. Sesudah registrasi dan mentransfer donasi, segera kirim SMS konfirmasi ke 081804109606.
  10. Simpan dengan baik bukti transfer donasi, kemudian discan atau difoto dan dikirim ke e-mail: grahabelajar@gmail.com atau WhatApps: 081804109606 guna mempecepat proses persetujuan registrasi. Kami berkomunikasi hanya dengan akun tersebut. Harap akun tersebut disimpan dengan baik guna menghindari penipuan.
  11. Informasi lebih detil, silakan kunjungi Grahabelajar.Com


Sumber referensi : Pendidikan-full.blogspot.com , Grahabelajar.com

Artikel Pendidikan : Bahasa Arab Itu Mudah

Banyak yang memiliki anggapan bahwa belajar Bahasa Arab itu sulit. Padahal sesungguhnya, belajar Bahasa Arab itu mudah. Persoalannya lebih terletak pada tidak tahunya cara dan trik belajar Bahasa Arab.

Perlu diketahui bahwa Bahasa Arab adalah bahasa international kedua setelah Bahasa Inggris. Artinya, seseorang yang meguasai Bahasa Arab maka ia akan dapat berkomunikasi dengan sepertiga dari penduduk bumi. Hebat kan!

Sayangnya, tidak banyak lembaga-lembaga atau tempat kursus yang membuka kursus Bahasa Arab. Yang ada dan banyak adalah tempat kursus Bahasa Inggris. Entah kenapa, banyak orang yang ahli ber-Bahasa Arab tetapi tidak mau berbagi dengan sesama. Atau mungkin dulunya ada tempat kursus Bahasa Arab tetapi sepi peminat sehingga tutup dan tidak beroperasi lagi. Yang pasti ada pembelajaran Bahasa Arab ya di pesantren-pesantren.


Bahasa Arab Itu Mudah

Sepinya peminat orang belajar bahasa Arab mungkin disebabkan adanya perasaan gengsi dan tidak gaul. Jika ini yang terjadi maka harus dibuang jauh-jauh. Bagaimana mungkin tidak memiliki gengsi tinggi jika bisa berbicara dengan sepertiga penduduk bumi menggunakan Bahasa Arab.

Ada kebanggaan lain jika menguasai Bahasa Arab. Sumber-sumber hukum Islam (Al-Qur'an dan Al-Hadits) adalah berbahasa Arab. Juga buku-buku klasik Islam juga berbahasa Arab. Maka dengan menguasai Bahasa Arab akan bisa memahami sendiri sumber asli hukum Islam.

Kunci Belajar Bahasa Arab

Seperti telah disebutkan di atas bahwa belajar Bahasa Arab itu mudah. Mudah asal mengetahui cara dan triksnya.

Minimal ada dua hal yang harus dipahami dalam belajar Bahasa Arab, yaitu ilmu Nahwu dan Sharaf. Ilmu Nahwu berarti mempelajari cara membaca tanda baca (a-i-u) lafadh arab. Sedangkan ilmu Sharaf berarti mempelajari perubahan bentuk lafadh arab.

Lalu kenapa dikatakan mudah? Ya memang mudah. Mempelajari dua ilmu tersebut menjadi sangat mudah karena mempelajari pola atau rumus. Sebuah pola atau rumus yang sudah dipahami maka akan sangat berguna untuk semua lafadh arab yang ada.

Perlu diketahui bahwa bacaan dan perubahan lafadh arab itu ajeg dan beraturan. Sehingga cukup menguasai satu pola bisa diterapkan untuk keseluruhan lafadh arab. Jika demikian, mana yang sulit.  Sekarang tinggal ada kemauan atau tidak?

Sumber referensi : Pendidikan-full.blogspot.com

Artikel Pendidikan : Doa Pendek Malam Pergantian Tahun Baru

Tidak terasa sebentar lagi memasuki Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru). Bagi yang terbiasa merayakan pasti sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan. Misalnya uang, baju baru, booking hotel atau tempat wisata, membeli terompet dan sebagainya.

Merayakan Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru) memang sudah menjadi tradisi umum di seluruh penjuru dunia. Bahkan telah disiapkan budget khusus untuk menyambut tahun baru dan meninggalkan tahun lama. Booking tempat wisata dan hotel dilakukan sejak jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tempat.

Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru) dirayakan berbagai kasta dan level sosial. Kaum miskin dan kaya semua menikmati momen pergantian tahun dengan penuh suka cita, walau bebeda caranya. Jika kaum kaya merayakannya di hotel-hotel berbintang nan mewah dengan sajian hiburan dan makanan berkelas. Sementara kaum miskin merayakannya cukup di alun-alun kota dengan pemandangan kembang api yang disediakan oleh pemerintah dan tiupan terompet murah. Meski berbeda, tetapi semuanya bergembira ria menyambut Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru).

Semua menatap dan menyongsong tahun tahun baru dan meninggalkan tahun lalu dengan penuh optimisme. Berbagai target ditetapkan untuk dicapai dalam satu tahun mendatang. Juga tidak ketinggalan, berbagai pihak membuat resolusi-nya masing-masing. Intinya, semua menyongsong Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru) dengan caranya masing-masing.


Doa Pendek Malam Pergantian Tahun Baru

Umumnya, menjelang perayaan Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru) semua memberikan ucapan selamat kepada saudara, kawan, relasi dll. Umumnya kalimat yang diucapkan adalah "Selamat Tahun Baru" atau "Happy New Year". Tidak tahu pasti, kalimat tersebut bermaksud apa, sebagai ucapan doa-kah atau kalimat basa-basi.

Dalam Agama Islam, diajarkan doa menyambut tahun baru dan meninggalkan tahun lama (Old and New Year). Meskipun sesungguhnya, doa tesebut ditujukan untuk tahun baru Islam yaitu Hijriyah. Tidak ada salahnya doa tersebut dibaca juga pada saat merayakan Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru).

Doa pendek yang perlu dibaca dalam rangka menyambut Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru) cukup simpel dan pendek. Jika pembaca mau menghafalnya, dijamin tidak akan kesulitan. Silahkan dibaca dalam berbagai kesempatan, khususnya setelah shalat.

Doa pendek dalam rangka menyambut dan merayakan Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru) tersebut adalah :

اللهم اجعل اول هذه السنة صلاحا واوسطها سرورا واخرها نجاحا


Artinya : "Ya Allah, jadikanlah awal tahun ini baik. Limpahkan di pertengahannya kegembiraan. Dan limpahkanlah kesuksesan di akhir tahun nanti"

Renungan Tahun Baru

Dalam merayakan Old and New Year (malam pergantian tahun, tahun baru), satu hal yang banyak dilupakan adalah substansi pergantian tahun. Peristiwa pegantian tahun, dari tahun lama ke tahun baru, sesungguhnya bukanlah bertambah usia atau umur manusia. Peristiwa pergantian tahun berarti umur atau masa hidup manusia (baca:kita) telah berkurang 1 tahun lagi. Dengan kondisi seperti itu, maka manusia sudah semakin dekat dengan ajalnya.

Sumber referensi : Pendidikan-full.blogspot.com

Artikel Pendidikan : Boarding School atau Sekolah Berasrama

Boarding School atau Sekolah Berasrama diangkat sebagai topik dalam Blog Artikel dan Berita Pendidikan kali ini. Untuk waktu sekarang bahkan hingga nanti, mengangkat tema tersebut menjadi sesuatu yang penting.


Boarding School atau Sekolah Berasrama
Berdasarkan pengalaman penulis selaku guru, ada banyak siswa yang kesulitan mengatur waktu belajar, belajar kemandirian, tanggung jawab, dewasa. Boarding School atau Sekolah Berasrama adalah lembaga tepat untuk mendidik para siswa yang memiliki beberapa masalah sebagaimana disebutkan sebelumnya.

Di dalam Boarding School atau Sekolah Berasrama para siswa akan dilatih hidup secara ketat (baca disiplin) mengikuti jadual kegiatan dan belajar, dilatih hidup mandiri, bertanggung jawab serta menjadi manusia yang memiliki kedewasaan.

Bagi anak-anak yang manja dan terbiasa dilayani saat berada di rumah, maka pada awal masuk di Boarding School atau Sekolah Berasrama akan terasa berat dan tersiksa. Hal tersebut wajar, mengingat hal itu adalah pertama kalinya bagi anak. Lama kelamaan mereka akan terbiasa dan menjadi anak mandiri dan dewasa.

Tip Memilih Boarding School atau Sekolah Berasrama

Pada prinsipnya semua Boarding School atau Sekolah Berasrama adalah baik. Karena semuanya memiliki tujuan yang sama sebagaimana telah disebutkan pada paragraf sebelumnya.

Meski demikian, tidak ada jeleknya jika Anda membaca beberapa tips memilih Boarding School atau Sekolah Berasrama bagi putra putri Anda berikut ini :
  1. Gali informasi sedalam-dalamnya mengenai Boarding School atau Sekolah Berasrama.
  2. Carilah lembaga yang secara ideologi sesuai dengan ideologi Anda, baik ideologi Agama, faham atau aliran yang diyakini.
  3. Cari Boarding School atau Sekolah Berasrama yang biaya atau living cost-nya sesuai dengan kemampuan.
  4. Pelajari jadual, pola kegiatan dan pola pembinaan yang berlaku.
  5. Tengok dan lihat bakal asrama tempat menginap putra putri Anda.
Demikian beberapa tips memilih Boarding School atau Sekolah Berasrama bagi putra putri Anda. Jangan lupa bertanya kepada siapa saja, kepada rekan, saudara atau kepada orang lain yang anaknya sudah lebih dulu berada di Boarding School atau Sekolah Berasrama.

Boarding School atau Sekolah Berasrama bisa menjadi pilihan bagi orang tua yang menginginkan putra putrinya mendapatkan pendidikan tentang kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab dan kedewasaan.

Terlebih bagi orang tua yang, karena kesibukan, tidak memiliki kesempatan mengawasi dan mendidik putra putrinya maka Boarding School atau Sekolah Berasrama adalah pilihan tepat.

Sumber referensi : Pendidikan-full.blogspot.com

Artikel Pendidikan : Manfaat Menulis Di Kertas

 Menulis di kertas, mungkin dianggap kuno dan jadul jika dibandingkan dengan laptop atau desktop. Sekarang memang era digital. Semua dikerjakan dengan perangkat berbasis digital. Sehingga jika ada orang yang menggunakan cara dan alat lama maka akan dicap sebagai jadul dan ketinggalan jaman.


Manfaat Menulis Di Kertas
Ternyata, menulis di kertas memiliki manfaat yang sangat besar jika diandingkan dengan mengetik di komputer. Dan manfaat menulis di kertas tersebut adalah memperkuat daya ingat  serta kemampuan memahami konsep.

Berasarkan hasil penelitian terbaru yang dirilis dalam jurnal Psychological Science, menulis dengan menggunakan pulpen dan kertas ternyata lebih meningkatkan kualitas belajar jika dibandingkan dengan menggunakan laptop.

Kesimpulan lain dari penelitian tentang manfaat menulis di kertas adalah bahwa menulis merupakan cara yang baik untuk menyimpan gagasan dalam jangka waktu yang panjang. Manfaat menulis di kertas yang lainnya adalah dapat menguatkan proses belajar yang lebih baik dengan mengetik.

Penelitian tentang manfaat menulis di kertas dilakukan dua orang psikolog dari Princeton dan Universitas California, Los Angeles, Pam Mueller dan Daniel Oppenheimer. Dua psikolog tersebut menguji efek menulis di kertas yang dilakukan mahasiswa dalam dua seri percobaan.

Mahasiswa dibagi dalam dua kelompok. Mereka disuruh mendengarkan materi kuliah dari dosen yang sama. Selanjutnya, mereka diperintahkan juga menyimpan hal-hal penting selama perkuliahan dengan menggunakan berbagai strategi yang mereka suka.

Setelah satu setengah jam, mahasiswa diuji soal materi kuliah. Dan hasilnya adalah mahasiswa yang menggunakan laptop lebih "miskin" soal ide. Mereka lebih banyak menghasilkan catatan, tetapi hanya berupa salinan persis kata demi kata (verbatim) atau "transkrip tanpa otak".

Dan mahasiswa yang menulis di kertas menggunakan pulpen didapat hasil yang jauh lebih baik dalam kualitas belajar.

Jelaslah bahwa manfaat menulis di kertas sangat besar. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa menulis di kertas merupakan cara yang tepat untuk menyimpan dan mengendapkan ide gagasan dalam jangka waktu lama.


Penelitian lain tentang Manfaat menulis di kertas


Jika mendasarkan pada penelitian lain yang dipublikasikan Intech tentang manfaat menulis di kertas, ditemukan bahwa menulis dengan tangan akan memberikan kesempatan kepada otak manusia untuk menerima umpan balik atau feed back.

Manfaat menulis di kertas tersebut tidak akan terjadi pada orang yang menggunakan papan ketik (keyboard) untuk menulis.

Logika dari manfaat menulis di kertas adalah bahwa pergerakan yang terjadi ketika menulis dengan tangan akan meninggalkan memori (daya ingat) pada bagian sensormotor otak. Hal tersebutlah yang membantu orang mengenal huruf dan membangun korelasi antara membaca dan menulis.
Sumber referensi : Pendidikan-full.blogspot.com

Artikel Pendidikan : Menanamkan Pendidikan Karakter Bangsa Adalah Suatu Prioritas

Mendidik karakter adalah bahasan unik, mengapa unik? Karena bahasan ini bisa “lari” kemana-mana bila kita membahas tentang manusia. Dan masalah tentang manusia adalah pekerjaan yang tidak ada habisnya, dari manusia lahir hingga meninggal banyak kejadian ajaib serta memalukan terjadi dalam kehidupannya.

Manusia adalah faktor penting dalam menciptakan kehidupan yang baik. Kehidupan yang baik dan sejahtera itu dapat dibentuk dan diciptakan. Pertanyaannya bagaimana membentuknya?
Bentuklah dari kebiasaan. Sebagai contoh, di Hong Kong kepadatan lalu lintas tidak seruwet di Jakarta, bahkan cenderung sepi dan lenggang. Dengan penduduk sekitar 8,8 juta lalu lintas kendaraan di Hong Kong termasuk lenggang, bahkan hari-hari sibuk juga lenggang. Apa orang hongkong tidak memiliki kendaraan? Tidak, ternyata di Hong Kong ada 2 kehidupan, kehidupan di dunia atas dan dunia bawah. Dunia atas adalah dunia yang saya maksudkan lenggang, tetapi dunia bawah adalah jalur subway atau kereta bawah tanah.

Jelas lebih padat aktifitas transportasi di dunia bawah. Hampir semua penduduk Hong Kong menggunakan fasilitas ini. Walaupun padat, tetapi meraka sangat teratur. Keluar melalui pintu samping kanan dan penumpang masuk melalui pintu samping kiri, rapi dan teratur. Bagaimana ini bisa terjadi?

Ternyata ini adalah proses dari pembiasaan, hal ini sudah di biasakan sejak anak di sekolah dasar, sekolah mengajarkan keteraturan-keteraturan ini sejak usia dini. Mereka dibiasakan untuk melakukan ini, sehingga kelak mereka terbiasa. Para pembaca sekalian, anda tahu berapa waktu yang di butuhkan untuk membentuk karakter seperti ini? Apakah 6 bulan? 1 tahun? Ini butuh proses yang cukup lama dan perlu dibudayakan.

Indonesia memiliki nenek moyang yang ramah tamah dan sangat santun dalam berelasi dengan sesama dan kehidupan kesehariannya. Tetapi mengapa hingga ke belakang (saat ini), nilai itu pudar semua? Australia, suku asli Aborigin, mereka jauh tidak beradap dan jauh lebih brutal dari nenek moyang kita, tetapi kini mereka masuk dalam kategori negara yang sangat teratur dan tingkat kehidupan yang cenderung makmur. Ungkap seorang kawan yang bercerita kepada saya. Teringat juga saya ketika rekan saya lebih tepatnya dosen pembimbing skripsi saya saat pulang dari Australia dan kita bertemu di tahun 2012. Dia bercerita, saat terjadi banjir yang melumpuhkan Brisbane, dosen saya termasuk orang yang beruntung karena dia tinggal di flat yang agak tinggi dan tidak perlu mengungsi. “Orang disana tidak egois, rumah yang masih ada penghuninya saling di datangi, entah mereka kenal apa tidak. Mereka ketok setiap pintu mereka tawarkan bahan makan dan selimut, bertanya apa yang kita butuhkan, mereka saling berbagi dengan mudahnya dan ikhlas”, “apakah itu petugas khusus penanganan bencana yang datang kerumah anda?” tanya saya, “bukan, itu adalah tetangga–tetangga saya yang senasib dengan saya, dan mereka tidak tinggal di pengungsian” merinding saya dengar cerita tersebut. Bagaimana mereka dapat hidup berdampingan seperti itu dan memperlakukan orang lain yang bukan asli Australia seperti itu, tanpa pamrih.

Seandainya kita bisa berlaku seperti negara tetangga kita, indahnya hidup dan kebersamaan ini. Hingga akhirnya saya diberi tahu suatu fakta yang membuat otak saya “kram” sesaat. Ternyata untuk mendidik dan menanamkan sikap seperti di negara tetangga kita itu butuh waktu minimal 16 tahun, secara kontinyu dan konsisten. Dan untuk mendidik anak baca dan tulis serta berhitung tidak lebih dari 6 bulan. Orangtua di Australia, tidak pusing jika anaknya belum bisa baca tulis, karena itu akan dikuasai dalam 6 bulan ke depan, tetapi sikap disiplin dan pembentukan karakter diterapkan sedini mungkin, mereka tahu itu lebih penting dari sekedar baca tulis di usia 3-5 tahun.

Semoga hal ini bermanfaat, dapat membawa pencerahan dan kebaikan bagi negara kita, dan tetap semangat dan majulah pendidikan karakter di Indonesia.

Klik disini untuk mendownload ebook : 7 hari membentuk Karakter Anak


Salam



Timothy Wibowo

Sumber referensi : Pendidikankarakter.com

Artikel Pendidikan : Pentingkah Masa Orientasi (Ospek) Bagi Pembentukan Karakter?

Sebelum kita bahas bersama, mari satukan ide kita bersama. Apa itu? Ide kenapa kita hidup di dunia ini adalah untuk kebaikan dan cinta. Lakukan yang baik demi orang yang kita cintai, kita paham bumi sedang mengalami kerusakan. Jika kita tanamkan ide inidi kepala kita, maka kita akan melakukan yang terbaik bagi orang yang kita cintai, anak kita.

Kita ingin dia hidup di tempat yang nyaman dan sehat, bukan dikandang (seperti yang diberitakan media massa dan TV, 2 orang anak ditaruh dengan sengaja oleh orang tuanya di kandang). Jika kita penghuni bumi yang waras maka kita tidak akan melakukan itu, justru memikirkan yang baik buat generasi mendatang, apakah anda setuju dengan ide ini? Umumnya setuju, hanya saja pelaksanaannya terkadang kurang dieksekusi dengan baik.

Ospek (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus), lagi menjadi perbincangan. Seru dan heboh, setiap tahun belakangan ini memakan korban. Kesannya di Indonesia Ospek kurang baik. Cenderung salah tempat, kenapa ditempat yang berpendidikan diawali dengan sesuatu yang tidak berpendidikan bahkan tidak ada kaitannya. Apa ide baik dari ospek? Katanya pembentukan karakter (dari beberapa sumber yang kami baca), pembentukan karakter dibentuk dari kegiatan fisik yang berat dan melelahkan bahkan tidak diberi minum pada saat sangat membutuhkan, dibentak dan “siksaan ragawi”. Apakah hal ini dapat menimbulkan sakit hati dan ingin balas dendam atau malah merusak harga diri? Bahkan trauma sekolah?

Pembentukan Karakter yang terbentuk adalah karakter Dendam, Marah, Karakter Rendah Diri (harga diri rendah), Karakter Mudah Cemas dan Pesimis (penakut). Jika ada yang terbentuk keberaniannya hanyalah 10% dari populasi, itu pun paling banyak dan beraninya didasari sakit hati atau hal yang tidak sehat, bukan berani yang kesatria, bukankah banyak yang lebih berani mati daripada berani jujur? Banyangkan jika anda ditaruh dikandang singa, apa perasaan anda? Takut. Tetapi tidak semua orang takut, ada beberapa kaum minoritas yang mungkin hanya sedikit orang yang  bisa lepas dari ketakutan dan mengambil langkah cerdas mengatasi ketakutannya dan melangkah keluar dengan gesit dan berani. Bisa jadi orang ini jika ditelusuri dia banyak melewati rintangan hutan jika sekolah waktu smp, tetapi tidak semua anak mengalami hal yang sama bukan?


Ospek (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus) dari namanya saja dan kepanjangannya seharusnya tidak berubungan dan berujung pada sengsara. Ospek sebenarnya adalah sebuah masa orientasi, masa pengenalan. Pengenalan seseorang di lingkungan yang relatif baru. Seseorang yang masih bingung kanan dan kiri. Seseorang yang butuh orang lain yang telah lebih dulu paham dan mengerti dunia baru yang akan diamasuki itu seperti apa. Dengan konsep “fun and learning”, bukan tugas dengan membawa telur dengan kuning yang terbelah, atau ikan goreng berkepala kucing, atau roti berbahan tepung serta semen, membawa pakaian ala hula-hula, yang laki-laki jadi perempuan dan sebaliknya. Lalu ada yang komentar “ini kreativitas”, kreativitas dalam dunia pendidikan selalu membawa dampak perbaikan hidup, bukan pembodohan hidup.

Kita semua ingin sukses bukan? Apakah ada yang bercita-cita gagal dalam kehidupan ini? Kita sekolah, inginnya sukses dan berhasil di sekolah serta di kehidupan setelah sekolah. Kami akan bagikan sedikit penelitian dari Thomas J. Stanley. Sukses secara umum ukurannya hanya 3. Apa itu? Populer (terkenal), Produktif (menghasilkan dan menciptakan sesuatu) dan Materi (kekayaan). Penuhi salah satu maka anda bisa disebut sukses.

Pada tahun 1999, Thomas J. Stanley melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan materi (uang), hanya orang yang punya kekayaan $1 juta dollar (sekitar 12 miliar rupiah) yang dapat diteliti dan mengikuti penelitian yang diadakan oleh beliau. Penelitian ini diikuti sekitar 800 orang lebih, dan ditemukan faktor pembentuk sukses orang yang meiliki uang sebanyak $1 juta dollar. Ada 30 aspek, tetapi kita akan belajar dari 5 hal saja, kelima hal tersebut adalah:
  1. Bersikap jujur kepada semua orang
  2. Mempunyai disiplin yang baik
  3. Pintar bergaul
  4. Mempunyai pasangan hidup yang mendukung (dijelaskan lengkap di ebook “Etika Berjatuh Cinta”)
  5. Bekerja lebih keras daripada orang lain

Ini adalah penjelasan yang mudah, jika anda mau generasi tercinta dibawah kita sukses maka tanamkan kelima hal tersebut. Tidak usah melenceng jauh, bukankah setiap sukses meninggalkan jejak. Tidak perlu mengatasnamakan atau demi “kreativitas” yang ujung-ujungnya hanya pelecehan semata dan merusak harga diri peserta didik. Jika ingin membuat permainan, buatlah permainan yang sehat dan didasarkan pada fondasi suskses yang telah teruji.

Kelak setelah menyelesaikan kehidupan pendidikan mereka di bangku sekolah dan kuliah, mereka akan hidup di satu masa yang berbeda sama sekali dengan dunia mereka sebelumnya, dan mereka umumnya masih harus belajar dan beradaptasi dengan waktu yang cukup panjang, pikirkan itu. Persiapkan mereka setelah mereka selesai di kehidupan pendidikan mereka akan masuk di dunia yang mungkin tidak ada pengenalan seperti di sekolah yang ada masa orientasinya. Adalah baik jika pendidikan menyiapkan itu secara serius dan nyata, walau kita tahu slogan-slogan pendidikan adalah mempersiapkan generasi yang siap di jamannya. Kenyataanya di pertengahan Desember 2013 kami mendapat berita di headline salah satu surat kabar terkenal, bahwa terdapat pengangguran lebih dari 10.000 (yang terdidik) di satu propinsi dimana di propinsi tersebut ada lebih dari 1200 perusahaan. Alasannya adalah karena potensi dan kulaitasnya tidak siap, mengenaskan bukan?

Ada baiknya kita berkaca dari fakta nyata ini, gunakan masa orientasi dan ospek dengan benar, membangun sesuatu yang bermanfaat kelak. Tunjukan bagaimana belajar tentang jujur, disiplin, bersosialisasi dan komitmen terhadap tugas dalam sikap nyata mereka, bukan hanya teori. Mereka perlu merasakan dan melakukan itu. Nah dalam porsi ini gunakan kreativitaskita sebagai pendidik untuk memunculkan perilaku tersebut, inilah kreativitas yang membangun dan memperdayakan peserta didik.

Seandainya rumusan sederhana ini diterapkan di setiap institusi pendidikan di Indonesia, maka generasi kelak yang akan menduduki Indonesia adalah generasi yang berkelimpahan dan generasi yang masyur di mata dunia. Apakah anda memiliki ide yang baik buat mereka yang tercinta? Mulailah dari sekitar, perlakukan setiap orang dengan baik dan itu akan baik bagi generasi mendatang.

Klik disini untuk mendownload ebook : 7 Hari Membentuk Karakter Anak


Salam



Timothy Wibowo

Sumber referensi : Pendidikankarakter.com

Artikel Pendidikan : Cermin Karakter

Mirror mirror on the wall..

Masih ingat dengan cerita dongeng yang mengatakan kalimat tersebut? Yah, film itu sudah tertanam di benak kita tentang bagaimana cerita Putri Salju dan ketujuh kurcacinya. Awal yang bagus untuk anda memahami isi dari artikel ini dengan mudah.

Akhir bulan Desember 2013, saya kedatangan seorang pasangan suami istri dari luar negeri, mereka sedang berlibur dan akhirnya mereka berkunjung kepada saya. Mereka asli Indonesia hanya menggantungkan hidupnya beberapa tahun ini di luar negeri. Mereka pasangan yang sangat pintar, lulus sarjana dan tinggal diluar negeri. Dan mereka memiliki masalah.

Masalahnya mereka hanya bekerja sebagai pramusaji di sebuah restoran di luar negeri, dan sudah bertahun-tahun tidak ada perubahan. Jadi mereka memutuskan berkunjung ke saya dan berbicara tentang apa yang mereka alami. Singkat cerita saya meminta sang suami menuruti kata-kata saya untuk 5 menit saja. “Bisa anda ke kamar kecil dan lihat disana ada cermin, lalu, bayangkan diri anda adalah seorang direktur, dan anda lihat orang yang ada didalam cermin itu, apakah anda mau menerima dia menjadi pegawai anda? Dan apakah dia pantas mendapatkan bayaran yang cukup fantastis diperusahaan anda?”. Dia menurut dan kembali lagi pada saya serta memberikan jawaban, “tidak saya terima”, istrinya tertawa terbahak-bahak “dia pecat dan tidak menerima dirinya sendiri”.

Saya tidak bermaksud menyudutkan sang suami atau merendahkannya, pertanyaan berikutnya saya lancarkan lagi “apa yang harus dilakukan orang yang ada didalam cermin tersebut agar dia bisa diterima perusahaan anda?”, munculah beragam jawaban positif yang intinya adalah meningkatkan kualitas hidupnya. Dia mulai bisa memperbaiki gambar dirinya yang rusak. Pertanyaannya, mengapa bisa rusak dan siapa yang merusak?


Cermin Karakter, judul diatas saya angkat karena saya ingin berbagi satu hal penting untuk kita semua di Indonesia. Seperti apa sih kita memandang diri kita sendiri saat ini? Apa sih kita ini? Pertanyaan yang cukup mengusik kita bukan?

Pembaca sekalian, dasar menentukan ketinggian. Saya ulangi “dasar menetukan ketinggian” dasar apa yang ada di hidup anda, menentukan ketinggian hidup anda. Segala sesuatu yang tinggi, secara alami memiliki dasar yang berbeda dengan yang pendek. Umumnya yang tinggi dasarnya lebih kuat.
Bangunan 8 lantai, akan berbeda dengan bangunan 2 lantai dalam ukuran dasarnya. Kecepatan komputer anda bergantung dengan dasar (prosesor dan memory) yang ada di dalam komputer anda, dan komputer anda bisa merespon game dan program yang berbeda. Versi lama untuk dasar yang rendah dan versi baru butuh dasar yang jauh lebih kuat.


Dari cerita di atas sang suami tidak memiliki gambar diri yang baik, dan walau dia memiliki gelar yang baik, tetapi dia tidak punya dasar yang baik. Tantangan hidup di dunia ini bukan sekedar embel-embel gelar anda, tetapi ada sesuatu yang tidak kelihatan tetapi menentukan, apa itu? Karakter!
Untuk segala sesuatu yang ingin anda kuasai dengan baik, anda perlu BELAJAR, itulah hukumnya dan tidak bisa ditawar. Karakter akan mendidik hidup kita untuk terus berkembang dan meninggi. Ingat, ada beberapa dari kita yang percaya dengan istilah ini “nanti dia akan tahu sendiri” atau “nanti kalau sudah tua baru dia akan mengerti”, benarkah demikian? Tidak benar. Ingat diawal paragraph di tulis “Untuk segala sesuatu yang ingin anda kuasai dengan baik, anda perlu BELAJAR”.

Jika saya tidak bisa berenang, dan tanpa saya mau belajar berenang apakah saya akan tahu sendiri dan mengerti caranya berenang? Jika saya tidak bisa bermain piano apakah mendadak begitu umur saya tua saya bisa main piano? Begitu juga bahasa ingris dan bahasa mandarin? Semoga anda yang cerdas setuju dengan ungkapan ini. Apalagi belajar tentang disiplin, belajar tentang jujur, belajar menghargai dan belajar sopan santun. Apa semua itu tiba-tiba ada di dalam diri kita jika kita tua, jika kita tidak pernah mau belajar dan melakukannya serta membiasakannya? Ada baiknya anda baca ulang dua paragraf ini sekali lagi atau dua kali lagi dan renungkan.

Mendidik karakter anak dan remaja perlu diupayakan dan diinformasikan kepada anak anda atau orang dewasa yang perlu perubahan dalam hidupnya. Bukan sekedar nanti saat tua dia akan tahu sendiri, dan terlambat lalu menyesal “kenapa saya tahunya sekarang ya, kok tidak dari dulu”. Penyesalan memang selalu di akhir, karena kalau diawal namanya pendaftaran.


E-book 7 Hari Membentuk Karakter Anak merupakan panduan bagi anda orang tua yang ingin menanamkan sesuatu dasar yang bermanfaat bagi anak anda kelak, sehingga kelak anak anda tidak perlu terjebak dan mencari-cari apa yang perlu dilakukan pada saat dia dewasa nanti, seperti rekan yang saya ceritakan diatas. Ingat dasar menentukan ketinggian.

Cermin Karakter, bisa anda gunakan secara mandiri untuk mengevaluasi diri anda apakah anda melihat seseorang yang sudah maksimal dikehidupannya, seseorang yang sudah maksimal menjadi orangtua, sebagai suami atau istri yang baik, sebagai teman yang baik. Anda bisa bertanya apalagi yang diperlukan agar pribadi didepan saya ini bisa maksimal didalam kehidupannya? Dan anda akan temukan jawabannya.
Memberikan evaluasi diri dan memberikan waktu kepada diri sendiri adalah dasar untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri kita. Saya sengaja membahas bagian ini untuk kita orang dewasa dahulu, sekarang apa manfaat informasi ini bagi anak-anak?

Saat anda menjadikan diri anda jauh semakin maksimal didalam kehidupan anda, maka anda bisa menjadi teladan yang baik bagi mereka. Anda bisa tularkan ini kepada mereka, anda bisa jauh lebih mudah membimbing mereka dan menular tehnik ini kepada mereka dan mereka dengan mudah tahu apa yang harus diperbaiki tanpa merasa kebingungan dengan sikap marah-marah yang sering kita lancarkan tanpa memberi tahu mereka harus berbuat apa.

Saat anda memiliki karakter yang terus mau dikembangkan, maka anda tidak perlu terkejut saat tiba-tiba anda memiliki reputasi yang baik dan kokoh. Karena dasar yang bagus, dari sana bisa dibuat apa saja yang bisa menjulang tinggi dan kokoh. Semoga satu tehnik ini bisa membantu kita semua dan membantu anak-anak yang kita cintai.

Klik disini untuk mendownload e-book : 7 Hari Membentuk Karakter Anak


Salam



Timothy Wibowo

Sumber referensi : Pendidikankarakter.com